Cara Mencari Narasumber yang Tepat untuk Artikelmu

Kita tentu sepakat bahwa tujuan utama menyajikan artikel adalah untuk menyampaikan informasi secara tertulis kepada pembaca. Informasi yang disampaikan dapat berupa berita, tips, dan berbagai jenis informasi lainnya. Sayangnya, di era digital ini, saat segala macam informasi dapat dengan mudah diakses melalui berbagai website dan blog, tidak ada yang dapat menjamin setiap informasi tersebut valid dan akurat. Salah satu tantangan dalam menulis artikel yang akurat adalah memilih narasumber yang tepat dan terpercaya. Sebagai elemen terpenting dalam sebuah karya jurnalisme, narasumber yang kamu temui harusnya memberikan banyak informasi untukmu. Tetapi ada kemungkinan kamu menemukan narasumber yang tidak sesuai dengan yang diharapkan atau justru menjauhkanmu dari kebenaran. Untuk membantu mencari narasumber yang tepat untuk artikelmu, kamu dapat memerhatikan beberapa tips berikut.

TIPS MENCARI NARASUMBER YANG TEPAT

1. Perhatikan Kualitas Narasumber

Mencari Narasumber 1

Sumber: Pexels
 

Poin pertama ini sangat penting karena sehebat apapun sebuah ide, belum tentu eksekusinya mendukung. Kamu bisa jadi memiliki topik artikel yang menarik, tetapi bisa tersandung karena salah memilih narasumber. Kualitas seorang narasumber dapat ditentukan berdasarkan pemahamannya terhadap topik dan pembahasan yang akan dilakukan selama wawancara. Narasumber yang tidak kompeten bisa berbahaya bagi sebuah karya jurnalistik, seperti artikelmu, karena bukan hanya akan menjauhkanmu dari fakta, bisa jadi ia justru menyesatkan.

Pilihlah narasumber yang dapat memberikan keberimbangan atau cover both sides. Jika tidak dapat menemukan satu narasumber yang dapat memenuhi kriteria tersebut, pilihlah dua narasumber agar konten artikel yang kamu tulis tetap imbang membahas segala aspek terkait.

2. Sesuaikan Profil Narasumber dengan Topik

Mencari Narasumber 2

Sumber: Pexels
 

Ada beberapa profil narasumber yang dapat kamu pilih sesuai dengan topik artikel yang sedang ditulis. Menyesuaikan narasumber dengan kebutuhan artikel bukan hanya akan memudahkanmu mengumpulkan informasi, tetapi juga menghemat waktu. Beberapa pilihan profil narasumber yang dapat kamu pilih antara lain:

  • Sang Aktor, atau dia yang terlibat langsung. Contohnya, untuk meliput perkembangan sebuah perusahaan baru, kamu dapat memilih sang CEO yang terlibat langsung dari awal perumusan hingga pendirian perusahaan tersebut. Dia adalah pusat informasi, kamu akan mendapat cerita lengkap mengenai apa yang ia alami. Bentuk artikel seperti ini akan menunjukkan kesan yang lebih personal.
  • Saksi Mata, atau dia yang melihat/mendengar langsung. Contohnya, untuk sebuah artikel mengenai sebuah acara pameran, kamu dapat mewawancarai seorang pengunjung pameran yang datang di waktu yang berbeda dan meminta pendapatnya mengenai pameran dan pengalaman kunjungannya. Narasumber yang memiliki posisi sebagai saksi mata hanya dapat memberikan informasi dari sudut pandangnya. Ketika mewawancarai seorang saksi mata, kamu harus dapat menemukan beberapa saksi mata untuk dapat menggambarkan peristiwa yang utuh.
  • Sang Ahli, atau dia yang memahami apa yang terjadi. Contohnya ketika menulis artikel mengenai tren menanam saham di kalangan anak muda, kamu dapat mewawancarai ahli ekonomi, praktisi, atau pemerhati saham yang memahami fenomena tersebut. Kamu membutuhkan pendapat yang berupa evaluasi objektif? Inilah narasumber yang kamu cari. Dia akan memberikan informasi berdasarkan analisis atau pengetahuannya mengenai hal tersebut.
  • Petugas Resmi (The Official), atau dia yang mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam sebuah organisasi atau perusahaan biasanya yang disebut petugas resmi adalah pimpinan atau kepala divisi. Berbeda dengan narasumber yang memiliki profil sebagai sang aktor, biasanya petugas resmi hanya mengeluarkan pernyataan untuk kepentingan perusahaannya, sehingga sesuai fakta yang ada dan tidak dikaitkan dengan pengalaman pribadi atau perasaannya.
  • Sang Juru Bicara, atau dia yang mewakili saksi mata, sang ahli, atau petugas resmi. Juru bicara hanya akan menyampaikan apa yang telah ditentukan orang yang mengutusnya. Dalam sebuah organisasi atau perusahaan, juru bicara biasanya adalah orang-orang dari divisi humas atau public relation.

3. Narasumber yang Mudah Ditemui adalah Nilai Lebih

Mencari Narasumber 3

Sumber: Pexels
 

Narasumber yang baik adalah narasumber yang benar-benar bisa kamu wawancarai dengan saksama. Wawancara memang dapat dilakukan menggunakan berbagai media saat ini, seperti telepon atau e-mail. Tetapi, tentu tidak ada yang mengalahkan kekuatan wawancara secara langsung. Saat berbicara dengan narasumber, kamu bukan hanya akan mendengar kata-katanya, tetapi juga dapat melihat gerak-gerik tubuhnya. Gesture tubuh seseorang saat sedang berbicara adalah salah satu bentuk konteks yang bisa memperjelas maksud pernyataannya. Wawancara langsung atau tatap muka juga akan memberikanmu kesempatan untuk menanggapi setiap jawaban narasumber secara spontan. Barangkali dari obrolan di luar daftar pertanyaan itu kamu akan menemukan fakta menarik tentang topik yang sedang dibahas. Jadi, tidak ada salahnya menaruh nama narasumber yang dapat ditemui langsung di daftar teratas calon narasumbermu.


Itulah beberapa cara mencari narasumber yang tepat untuk artikelmu. Siapapun yang kamu pilih sebagai narasumber pastinya harus melihat, mendengar, atau terlibat langsung dalam topik artikelmu. Narasumber wajib memahami pertanyaanmu dan jawabannya sendiri. Satu lagi, jangan mencari narasumber yang hanya memberikan jawaban yang ingin kamu dengar, karena itu berarti bisa jadi ada hal penting untuk artikelmu yang luput dari pernyataannya.

Selain untuk mendapatkan informasi yang kamu butuhkan, menemukan narasumber yang tepat juga akan meningkatkan efisiensi waktu menulis. Nah, sehubungan dengan menulis, kalau kamu ingin mendapatkan, kamu bisa membaca berbagai artikel seputar hal ini di blog C2live, lho! Ada banyak tips menulis dan kisah inspirasional penulis yang bisa kamu baca. Selamat menulis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *