Tools You Need: Biar Pengunjung Blog Meningkat, Yuk Pakai Newsletter!

Menarik pengunjung dengan newsletter
Menarik pengunjung dengan newsletter merupakan praktek populer di kalangan pemilik blog. Sebagai alat pemasaran kedua yang terbanyak dipakai oleh perusahaan business-to-business (B2B) setelah website resmi perusahaan itu sendiri. Dalam studi Direct Marketing Association newsletter dilaporkan bisa menghasilkan hingga 4,300% Return on Investment (ROI) di Amerika Serikat.

Apa relevansinya dengan pemilik blog? Ternyata, kamu bisa memanfaatkan newsletter untuk menambah, memahami, dan mempertahankan pengunjung blogmu dengan 5 cara ini! Yuk, lihat!

1. Ingin tampil update, minta sign-up dulu!

Pengunjung blog, baik yang setia maupun tidak, belum tentu selalu memiliki waktu atau bahkan untuk mengunjungi blogmu. Jadi, ketika kamu punya update terbaru seperti artikel yang baru tayang, pengumuman penting, dan giveaway, kamu perlu channel untuk menotifikasi mereka. Di sini newsletter hadir membantu.

Untuk melakukan itu, kamu perlu kustomisasi tampilan blog untuk memudahkan pengunung yang setia/tertarik untuk mendaftarkan email dengan mudah. Bila sudah mendapatkan email beserta informasi penting lainnya, kamu bisa mengirimkan info-info terbaru untuk dikonsumsi mereka.

Agar tidak mengejutkan bagi pengguna baru, kamu perlu menghindari kolom daftar *pop-up* yang muncul ketika masuk. Pasalnya, mereka belum mengenal konteks dan konten utama dari blogmu. Letakkan di bagian paling bawah, atau mengatur pop-up muncul ketika mereka selesai membaca sebuah konten.

2. Menarik pengunjung dengan newsletter reward

Costco berhasil meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan pemberian sampel gratis. Ketika mereka menawatkan segelas kecil bir sebagai tester gratis, penjualan bir naik sebesar 71%. Saat mereka memberikan sampel pai peperoni gratis, penjualan pizza beku naik 600%.

Menggunakan metode yang sama, kamu bisa memberikan imbalan kecil untuk meningkatkan traffic. Misalnya dengan menawarkan ataupun memberikan voucher/barang gratis lainnya bila mengunjungi situsmu pada kurun waktu tertentu. Pengunjung yang terpapar dengan gesture baik ini bisa semakin loyal dan tertarik membaca dan mengklik link di newsletter kamu.

3. Membuat konten sesuai preferensi pengunjungmu

Inilah salah satu manfaat menarik pengunjung dengan newsletter. Untuk blogger yang belum cakap dengan analitik, kamu bisa memanfaatkan newsletter untuk memahami ciri-ciri pengunjung blog. Selain email, kamu juga bisa meminta pengunjung mengisi jender, umur, preferensi konten, dan informasi lainnya yang relevan dengan blogmu. Atau, kamu bisa mengirim survei sederhana dan mengirimkannya pada email yang terdaftar.

Dengan informasi tersebut, kamu bisa menciptakan isi newsletter yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Contohnya saja, jika mayoritas demografi pengunjung terbesarmu adalah wanita berumur 20-25 tahun, konten blog dan giveaway kamu bisa diarahkan gaya dan isinya agar lebih nyaman dibaca mereka. Voucher perawatan kecantikan, mungkin?

4. Memberikan konten eksklusif

Pada umumnya, pengunjung yang bersedia memberikan email adalah pengunjung yang tertarik dan mau berusaha lebih untuk menikmati kontenmu. Karena itu, jangan hanya memberikan notifikasi saat ada konten atau update terbaru. Berikan kesan premium dengan menawarkan konten eksklusif!

Kamu bisa melakukan ini setidaknya dengan 2 cara. Pertama, kamu bisa membuat konten yang hanya bisa diakses oleh pengunjung yang subscribe kepada newsletter kamu. Alternatifnya, kamu bisa membuat konten yang bisa diakses mereka, baru pengunjung blog lain.

Manfaatnya, selain memberikan kesan eksklusivitas, membuat konten eksklusif memungkinkan kamu bisa meminta saran untuk konten-konten eksklusif tersebut dari pengunjung yang lebih terpercaya/loyal, sebelum melakukan rilis kepada kalangan yang lebih luas

5. Mengoptimasi pemberiaan newsletter 

Pernahkah Anda merasa kesal dan terganggu karena email newsletter yang terlalu sering dalam jangka waktu yang singkat? Jika ya, hal yang sama mungkin saja terjadi kepada subscriber newsletter Anda.

Investigasi dari Precision Marketing Group mengungkapkan bahwa sekitar 53% konsumen merasa menerima terlalu banyak newsletter sementara hanya 44% yang merasa mendapatkan jumlah yang tepat dalam kurun waktu yang sama.

Kamu bisa menyertakan pertanyaan sederhana ini pada newsletter-mu selanjutnya, untuk menentukan seberapa sering kamu perlu mengirim. Ini akan sangat berguna, terutama untuk mempertahankan subscriber list kedepannya.

Di samping itu subscriber loyalmu juga punya kecenderungan lebih tinggi untuk mengajak orang di sekitarnya untuk turut mendaftar ke newsletter!


Itulah kira-kira beberapa cara menarik pengunjung dengan newsletter yang paling umum. Bagi yang belum terbiasa, memanfaatkan newsletter mungkin terkesan menyusahkan dan kurang efektif. Namun, untuk merasakan efek yang optimal dan paling menguntungkan, kamu perlu memberi metode ini lebih banyak waktu. Tergantung blog dan ciri demografi pengunjungmu, banyak sekali metode dan kustomisasi newsletter yang bisa kamu coba-coba.

Untuk update lainnya tentang newsletter dan blogging, pantau terus Blog C2live ya!

4 thoughts on “Tools You Need: Biar Pengunjung Blog Meningkat, Yuk Pakai Newsletter!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *