Pencerahan dari Barat Kota Jakarta Untuk Pemuda Indonesia

Pada kesempatan kali ini, penulis berbagi cerita traveling inspiratif yang pernah penulis alami sendiri. Bulan Januari 2017 lalu, penulis memutuskan untuk traveling ke Jakarta, mengisi liburan dengan produktivitas! Bermodalkan tiket pesawat round trip promo yang sudah di-booking dari 1 bulan sebelumnya (dapet harga murah hehehe), penulis berangkat dari kota Medan menuju Jakarta. Bila perlu memilih 2 kata yang bisa menggambarkan trip kali ini, penulis memilih: traveling inspiratif!

traveling inspiratif

Sumber Gambar: Stenly Lam via Flickr

Traveling Inspiratif: Purpose?

traveling inspiratif

Tujuan dari kunjungan kali ini adalah bukan untuk berlibur, tapi untuk mencari data! Ya, penulis mencari data kualitatif dalam rangka menyelesaikan tugas akhir perkuliahan: skripsi. Sebuah cobaan yang berat untuk penulis, namun harus dijalani demi mencapai gelar Sarjana Ilmu Komunikasi.

Data dari mana?

Penulis hendak mewawancarai para founder startup yang bermarkas di Ibu Kota! Bermodalkan e-mail permohonan pengumpulan data untuk tugas akhir, sebenarnya banyak yang bersedia untuk diwawancarai via telepon atau WhatsApp. Namun penulis ingin sekaligus berkunjung ke kantor-kantor startup yang gosipnya sih keren dan unik. Rasa penasaran ini salah satu faktor yang mendorong penulis untuk berangkat ke Jakarta, yang ternyata menjadi traveling inspiratif bagi penulis.

Setibanya di Jakarta, penulis singgah ke rumah salah satu kerabat untuk bersilahturahmi sekaligus nitip barang bawaan. Penulis pamit untuk mengunjungi destinasi pertama, perusahaan startup yang berlokasi di Jakarta Barat. Startup ini termasuk ke dalam 5 e-commerce paling top di Indonesia. Kemudian disusul dengan mengunjungi kantor salah satu jagoan transportasi online yang memanfaatkan aplikasi mobile asal Indonesia di wilayah Jakarta Selatan.

Sembari mengumpulkan data-data faktual dan valid dalam bentuk angka, penulis secara personal mendapat pencerahan dan petuah dari founder e-commerce yang penulis temui. Petuah ini ternyata tidak hanya ditujukan untuk penulis, tapi juga untuk pemuda pemudi di Republik Indonesia.

Wah! Apaan pesan yang disampaikan salah satu founder itu?

traveling inspiratif

Penasaran?

Founder tersebut mengatakan ini (transkrip sedikit dimodifikasi agar memudahkan pembaca memahami isi):

“Negeri Indonesia punya berjuta-juta potensi untuk bisa menjadi negara maju. Hanya saja, kita para pemuda (founder yang sekaligus menjabat sebagai CEO ini masih berusia 28 tahun lho!), seringkali menciut mentalnya karena berpikir bahwa untuk mencapai kesuksesan itu sulit. Saya ingin berpesan, selalu menjadi berani. Tidak hanya modal nekat, tapi juga bisa menganalisis situasi pasar saat ini. Jika ingin membangun startup atau usaha sendiri memang berat, namun jika tidak dicoba, kamu akan selalu berada berdiri di satu titik.”

Ia melanjutkan,

“Untuk kamu yang masih mahasiswa, pengalaman di luar dunia perkuliahan itu penting. Bukan hanya untuk portfolio, tapi mengasah soft skill dan hard skill serta memahami kapabilitas dirimu. Anggap portfolio sebagai salah satu booster untuk kamu terjun ke dunia profesional nantinya.” Ia melanjutkan,

“Tetap yang terpenting adalah skill dan kapabilitas dirimu berperforma di bawah tekanan, krisis, serta kemampuan memecahkan masalah.”

Kemudian penulis bertanya, “Bagaimana caranya untuk belajar membangun sebuah perusahaan atau startup tanpa pondasi ilmu bisnis yang kuat pak? Saya ini seorang mahasiswa ilmu komunikasi yang tidak berlatar belakang bisnis sama sekali.”

Sang founder mencerahkan:

“Vin, kamu pasti sudah membaca profil saya. Saya juga tidak berlatarkan pendidikan bisnis. Sekarang kamu lagi megang smartphone tuh (penulis mewawancarai sambil merekam percakapan). Punya paket data internet kan? Kalo ga ada pake wifi sini aja. Sekarang kamu buka browser, ketik di kolom pencarian “the basic of digital company” atau jenis usaha apa aja deh yang pengen kamu pelajari.

Referensi di internet bisa kamu manfaatkan buat belajar tentang bisnis. Bisa juga kamu baca buku, kalo ga punya uang untuk beli bisa ke perpustakaan. Kalau saya punya waktu, saya bersedia untuk mengisi workshop untuk teman-teman yang masih muda seperti kamu tentang bisnis. Atau mungkin bisa mencari mereka yang punya pengalaman bisnis untuk diwawancarai seperti kamu mewawancarai saya sekarang ini. Saya pribadi akan menyusun jadwal untuk berbagi ilmu salah satunya melalui wawancara seperti ini.

traveling inspiratif

Jangan bermalas-malasan, vin. Saya dan kamu, orang-orang seusia kita itu generasi penerus bangsa. Ketika kamu bekerja, secara indirect kamu sudah berkontribusi untuk perekonomian. Ngurangin angka pengangguran ha ha ha ha. Tapi kuliah selesaikan ya. Apalagi jika mahasiswa-mahasiswa seperti kamu ini berani membuka usaha baru, semakin menekan angka pengangguran di Indonesia bukan begitu?”

Sebuah pencerahan bagi penulis, dan teman-teman pemuda pemudi di Indonesia. Sebuah perjalanan mencari data yang berujung pada pecutan untuk saya, sadar dan peduli akan kesiapan menghadapi dunia profesional nanti.

Baca juga: Ini 5 Blogger Indonesia yang Bisa Menginspirasi Kehidupan Blogging Kamu!
Satu  hal lagi yang penulis pelajari dari pengalaman ini, selalu ada cerita dalam setiap perjalanan. Jadi semakin terpecut juga untuk traveling lagi! Apa jadinya bila saya tidak memutuskan untuk traveling ya?

Ditambah dengan banyaknya aplikasi pencarian tiket pesawat saat ini, salah satunya Skyscanner yang menawarkan harga termurah dan jujur, bikin jalan-jalan makin irit! Skyscanner membandingkan harga tiket pesawat dengan ratusan situs web yang menjual tiket pesawat lainnya, jadi bisa dipastikan kamu mendapatkan tiket pesawat dengan harga termurah. Selain itu, Skyscanner memiliki fitur pencarian tiket pesawat di bulan termurah! Siap untuk traveling ria lagi dengan tiket pesawat murah dari Skyscanner?

Sekian cerita traveling inspiratif kali ini. Sampai jumpa di petualangan penulis berikutnya! Semoga kamu bisa belajar dari pengalaman penulis juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *